Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • ayu

    kronologi nya begini, sy punya teman yg mengikuti arisan online. menurut tmn sy awalnya dia setor arisan lancar karna ada masalah financial akhirnya dia telat bayar namun dia sportif dn tanggung jawab untuk membayar arisan tersebut beserta kesepakatan dendanya, si owner mengancam "awas km kalo ngilang/yelat bayar" "get kamu aku tahan smpe km ga telat byr arisan lg" chat yg d perlihatkan antar tmn sy slaku member arisan dn owner. dan teman saya masih mau membayar dn teman sy msh menyimpan bkti transferan tersebut. bagaimana dlm menangani kasus sperti ini dan arisan tersebut tdk ada bdn hukum. sikap yg harus d lakukan bagaimana? terimakasih

  • Dijawab Oleh -

    Oleh: Ridwan, S.H., S.IP., M.H. (Penyuluh Hukum Ahli Madya). Menjawab pertanyaan dari Sdri. Ayu harus tahu terlebih dahulu duduk persoalan/permasalahan yang sebenarnya telah terjadi tentang arisan online. Kegiatan arisan online ini pada dasarnya nadalah kegiatan sosial antar komunitas dengan etikat baik dengan saling menguntungkan sesamanya dengan ikatan saling percaya. Kegiatan sesama komunitas dalam bentuk arisan online adalah kesepakatan yang saling menerima konskuensinya apabila terjadi hal-hal diluar komitment contoh seperti telat membayar maka semuanya itu ada konskuensi yang di terima, karena arisan online ini adalah perkembangan peradaban melalui media sosial yang menggunakan aplikasi dan ada yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut diselesaika dengan musyawarah antar peserta arisan dengan owner tersebut. Kegiatan sosial antar komunitas dalam bentuk arisan online tidak perlu harus ada akta yang berbentuk badan hukum, karena sifatnya kegiatan arisan ini temporer yang dikikat oleh para anggotanya yang saling percaya untuk memenuhi hak dan kewajibannya. Terkai wanpreasi terhadap kegiatan arisan online harus dibuktikan terlebih dahulu apakah hak-hak anggota yang telah dijanjikan owner, tetapi tidak dipenuhi sesuai dengan yang diperjanjikan maka telah terjadi wanprestasi sesuai dengan KUHPerdata pasal 1243 dalam hali nin owner ingkar janji. Adapun unsur-unsur wanprestasi antara lain : • Ada perjanjian oleh para pihak; • Ada pihak yang melanggar perjanjian yang sudah disepakati; • Sudah tidak mau melaksanakan isi perjanjian. Bukti setor itu sebagi bukti transfer terkait kegiatan arisan online maka yang bersangkutan mempunyai hak atas kesepakatan arisan dimaksud. Apabila yang bersangkutan telah menjalankan kewajibannya dengan baik maka haknya juga harus diberikan sesuai dengan yang telah disepakati bersama oleh para peserta arisan online tersebut apabila ternyata jawabannya tidak jelas berarti ada indikasi unsur perbuatan melawan hukum antara lain seperti penipuan sesuai dengan pasal 378 KUHPidana atau penggelapan sesuai dengan pasal 372 KUHPidana. Sikap yang harus ditempuh oleh yang bersangkutan harus menanyakan kepada penanggung jawab dalam hal ini owner arisan supaya tahu persis duduk permasalahannya, kenapa bisa sampai terjadi seperti hal tersebut.