Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • NASIAH

    Saya mau nanya,anak saya kasus narkoba masuk tahun 2013 dan vonis 6,6 tahun subsider 6 bulan.sampai saat ini anak saya tidak mendapatkan remisi sama sekali kecuali remisi emas saja...jadi pertanyaan sya,apakah tahun 2019 ini semua napi mendapatkan remisi?

  • Dijawab Oleh -

    Sudaryadi, S.Ag., S.H., M.Si. (Penyuluh Hukum Ahli Madya). Terima kasih telah menghubungi kami. Remisi merupakan pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan kepada Narapidana dan Anak yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan. Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Syarat dan Tata cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat, dalam pasal 3 (tiga) menjelaskan bahwa remisi dibagi 2 (dua) yaitu remisi khusus dan remisi umum. Remisi umum diberikan pada saat hari peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus sedangkan Remisi khusus diberikan pada saat hari besar keagamaan yang dianut oleh Narapidana atau Anak yang bersangkutan, dengan ketentuan jika suatu agama mempunyai lebih dari satu hari besar keagamaan dalam setahun, maka yang dipilih adalah hari besar yang paling dimuliakan oleh penganut agama yang bersangkutan. Syarat mendapatkan remisi bagi narapidana: 1. berkelakuan baik; 2. telah menjalani masa pidana lebih dari 6 (enam) bulan. 3. tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir, terhitung sebelum tanggal pemberian Remisi; 4. telah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas dengan predikat baik. Selain syarat tersebut di atas juga harus memenuhi dokumen sebagai berikut: 1. fotokopi kutipan putusan hakim dan berita acara pelaksanaan putusan pengadilan; 2. surat keterangan tidak sedang menjalani kurungan pengganti pidana denda dari Kepala Lapas; 3. surat keterangan tidak sedang menjalani Cuti Menjelang Bebas dari Kepala Lapas; 4. salinan register F dari Kepala Lapas; 5. salinan daftar perubahan dari Kepala Lapas; dan 6. laporan perkembangan pembinaan yang ditandatangani oleh Kepala Lapas. Narapidana yang dipidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun karena melakukan tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika serta psikotropika untuk mendapatkan Remisi, selain harus memenuhi persyaratan di atas juga harus bersedia bekerja sama dengan penegak hukum untuk membantu membongkar perkara tindak pidana yang dilakukannya. (pasal 9 Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Syarat dan Tata cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat) Dari penjelasan syarat-syarat remisi tersebut di atas kepada Bpk/Ibu Nasiah pada dasarnya semua narapidana berhak mendapatkan remisi apabila memenuhi persyaratan, tetapi kemudian Menteri Hukum dan HAM yang akan mempertimbangkan apakah seorang narapidana akan mendapatkan remisi atau tidak mendapatkan remisi. Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat.