Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • mumuy

    bagai mana cara ngecek sk pulang CB

  • Dijawab Oleh -

    Eko Suparmiyati, S.H., M.H. (Penyuluh Hukum Ahli Madya). Pada dasarnya setiap Narapidana berhak mendapatkan Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat. Sehubungan dengan pertanyaan klien dengan kasus pencurian yang dipertanyakan tentang bagaimana cara mengecek SK pulang CB. Namun sayangnya dalam permohonan konsultasi yang disampaikan secara online klien tidak menyebutkan berapa lama putusan yang dijatuhkan hakim. Dalam kasus yang dialamii klien kami sampaikan nasehat sebagai berikut : Pasal 1 angka 6 Peraturan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 2018 Tentang Syarat Dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, Dan Cuti Bersyarat, menyebutkan bahwa yang dimaksud Cuti Bersyarat adalah “Program Pembinaan untuk mengintegrasikan Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakan kedalam kehidupan masyarakat setelah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan”. Selanjutnya Pasal 114 menyatakan bahwa: (1) Cuti Bersyarat dapat diberikan kepada Narapidana yang telah memenuhi syarat: a. dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan; b. telah menjalani paling sedikit 2/3 (dua per tiga) masa pidana; dan c. berkelakuan baik dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir dihitung sebelum tanggal 2/3 ( dua per tiga) masa pidana. (2) Cuti Bersyarat bagi Narapidana diberikan untuk jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan. Sedangkan mengenai Tata Cara Pemberian Cuti Bersyarat dalam Pasal 120, dijelaskan: (1) Pemberian Cuti Bersyarat dilaksanakan melalui sistem informasi pemasyarakatan. (2) Sistem informasi pemasyarakatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan sistem informasi pemasyarakatan yang terintegrasi antara Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, Kantor Wilayah, dengan Direktorat Jenderal. Berdasarkan uraian di atas dapat dipahami bahwa pengajuan untuk mendapatkan Cuti Bersyarat cukup diajukan kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dimana Klien menjalani hukuman dan kemudian pihak Lapas (Petugas Pemasyarakatan) akan mendatanya, lalu mengusulkan ke Kepala Lapas untuk disetujui. Setelah disetujui, lalu Kepala Lapas menyampaikan kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan Pusat (Jakarta) dengan tembusan kepada Kepala Kantor Wilayah dimana Narapidana menjalani hukuman. Setelah usulan diverifikasi oleh Kepala Kantor Wilayah, hasil verifikasi disampaikan kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Pusat/Jakarta). Jika Direktur Jenderal Pemasyarakatan menyetujui usul pemberian Cuti Bersyarat, maka Direktur Jenderal Pemasyarakatan atas nama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menetapkan keputusan pemberian Cuti Bersyarat. Terkait pertanyaan saudara bagaimana cara mengecek SK Cuti Bersyarat, dapat menghubungi petugas Lapas dimana terdakwa ditahan. Demikian, terima kasih