Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • Mutia

    Saya ingin bertanya terkait kasus yang sedang saya alami. Jadi saya merupakan mahasiswi di salah satu Universitas di Jawatimur, bulan mei 2019 lalu saya dan 3 orang teman saya pindah ke kontrakan kami yang baru dg pihak narahubung bernama pak Hadi yg selaku saudara ipar dari pemilik rumah yg kami kontrak. Harga rumah kontrakan tersebut sejumlah 33 jt/tahun dengan kondisi kosong, sehingga kami meminta kepda narahubung tsb untuk membelikan kasur dg total harga 2 juta, sehingga kami harus membayar sejumlah 35 juta. Pembayaran kami lakukan selama 5 kali pembayaran. Pembayaran pertama sejumlah 15 juta (dengan tanda terima berupa kwitansi), pembayaran kedua sejumlah 5 juta rupiah ( dg tanda terima kwitansi), pembayaran ketiga sejumah 9 jutaan rupiah (melalui tranafer, namun bukti transfer hilang), pembayaran keempat sejumlah 3,3 juta rupiah(melalui transfer), dan pembayaran kelima sejumlah sisa pembayaran sekitar 2 jutaan rupiah secara tunai tanpa ada bukti. Selama 2 bulan menempati rumah tersebut kami masih belum menandatangani kontrak perjanjian rumah dikarenakan pihak pemilik rumah belum membuat kontrak tsb. Kemudian pada akhir bulan juli, pihak narahubung memberitahukan adanya revisi kenaikan harga kontrakan sebesar 2 juta rupiah. Karena kami keberatan kami akhirnya memutuskan untuk pindah dengan janji dari pihak narahubung uang kami akan dikembalikan full 35 juta rupiah. Janji pengembalian uang tersebut akan dibayarkan melalui 3 pembayaran. Pembayaran pertama sebesar 20 juta (sebelum kami pindah rumah telah dibayarkan melalui transfer), pembayaran kedua sebesar 5juta rupiah ( saat kami sedang pindahan dengan bukti transfer) dan pe.bayaran ketiga yang dijanjikan satu minggu setelah kami pindah (percakapan kami melalui Watsapp) namun sampai detik ini lewat dari sebulan waktu yg dijanjikan uang 10 juta tersebut masih belum kami terima, berkali kali kami coba untuk menghubungi pihak narahubung namun tidak berhasil dikarenakan nomor kami telah di blokir oleh beliau. Dan saat kami mengunjungi rumah beliau, beliau selalu sedang diluar kota, kami hanya dapat menemui istri beliau dan mencoba menanyakan, namun istri beliau bungkam dengan urusan kami terkait pelunasan uang tersebut. Jadi mohon solusi untuk permasalahan kami ini. Karena kami juga kebingungan bertindak bagaimana yang seharusnya. Terima kasih..

  • Ansar

    Kakak saya di register f, PD bulan 5 2019. Kapan register ya terhapus dan kapan dia bisa dapat remisi dan apa bisa di berikan pembebasan bersyarat

  • Rahayu safitri

    Salam. Saya Ada jalin hubungan dengan orang warga negara Nepal, tapi dia sudah berkeluarga, dia sudah menikah Dan punya 3 anak, tapi kami berdua benar2 saling mencintai. Pertanyaan Saya kalau dia mau menikah dgn Saya tapi tidak menceraikan istri yg di Nepal apa boleh ? Karena Sayapun mau menerima keluarganya semua, maksud Saya meskipun nanti Saya sudah menikah dengan dia, Saya tetap bagi dia untuk balik ke Nepal 3 atau 4 bln, terus Saya akan tetap bagi suami Saya nanti untuk tetap menafkahi istri dan anaknya yg di Nepal. Tapi apakah kami tetap bisa menikah dgn sah di Indonesia dgn keadaan seperti itu ? Mohon jawabannya, terimaksih

  • Jenny coa

    Malam, saya mau tanya. Saat kakek saya masih hidup, dia punya tanah seluas 10 hektar. Tanah tersebut di wariskan untuk saudara lk" ayah saya, dan ayah saya. Tanah juga sudah di bagi, ada nama ayah saya di surat tanah. Tapi, sampai sekarang surat tanah belum di serahkan kpd ayah saya, dan saudara ayah saya tidak mau menyerahkan surat tersebut. Saudara ayah saya sekarang sudah menanamkan sawit diatas 10 hektar tanah tsb tanpa sepengetahuan ayah saya. Bagaimana cara mengatasinya?

  • Wahyudi

    Selamat malam Bapak/Ibu, saya ingin mengajukan pertanyaan, yaitu almarhum ibu saya menjual tanah saat beliau masih hidup dan sebetulnya saya & kakak saya tidak menyetujuinya karena harganya dibawah standard tapi mau tidak mau kami menurutinya & dibuat surat persetujuan, dari pembeli sudah membayar seluruhnya dan sekarang posisi tanah tersebut berupa tanah kosong yang belum ada pembagian ahli waris sampai sekarang, dan sampai sekarang setelah ibu saya meninggal proses surat pemecahan tanahnya juga tak kunjung selesai karena permasalahan uang, saya ingin berniat untuk mengembalikan uang pembeli tapi pembeli malah mempersulit & mengancam akan dibawa ke persidangan, apakah bisa uang pembeli saya kembalikan agar urusan semuanya menjadi selesai? apabila pembeli membawa ke pengadilan apa yang harus saya lakukan?

  • Ahmad

    Saya ingin bertanya apakah seseorang yg sudah berstatus tersangka lalu sudah dalam proses peradilan dapat dilaporkan utk kasus yang berbeda

  • SAYA

    AKUN GOJEK SAYA DIGUNAKAN OLEH ORANG LAIN TANPA PERSETUJUAN SAYA KIRA KIRA BISA DILAPORKAN ATAU TIDAK KALO BISA DILAPORKAN TERMASUK DALAM LAPORAN SEPERTI APA TERIMA KASIH

  • Ilham prayoga

    Apakah surat putusan vonis saya bisa diubah . Apabila salah . Tidak sesuai dengan keputusan hakim . Yang tertulis tidak sama dengan vonis putusan hakim

  • Nindya

    Saya mau bertanya, kemarin kaka dan ibu saya melakukan tindak pidana yaitu mencuri kartu kredit dan memakainya dengannominal 15 juta. Dan kami sebagai pihak keluarga bersedia untuk mengganti rugi seluruh kerugian atas pemakaian kartu kredit tsb. Apakah dapat adanya keringanan terhadap ibu dan kaka saya apabila kami sudah melakukan ganti rugi tsb? Apa hukuman yang akan diterima oleh ibu dan kaka saya nantinya?

  • sugandi

    bapak saya di tahan sejak 1 maret 2017 dengan kasuz narkoba dan di vonis 5tahun penjara subsider 2bulan. berapa lama bapak saya harus menjalani masa hukuman?