Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum



  • Jumlah Konsultasi Hukum: 2,470
  • Amilia

    Suami berselingkuh dan menceraikan saya...diawal dia berjanji bahwa sebuah rumah itu akan diberikan kpd anak kami dan akan nafkahi setiap bulannya 1jt..namun sekarang dia meminta hak rumah itu untuk anak dri wanita selikuhannya....bagaimana secara hukum nya hak harta bersama tersebut...setahu saya rumah itu adalah harta bersama saat menikah dgn saya...sedang kan saat Iddah nafkah Iddah tidak ditunaikan dan sekarang nafkah untuk anakpun dikurangi...tolong penjelasannya.. terimakasih

  • Alya

    Selamat malam, Prolog : Ayah saya (almarhum) menikah 3 x Pernikahan 1 Ada 2 anak (1 meninggal) Status cerai Peenikahan 2 tidak Ada anak Status (saat ini sdh meninggal) Peenikahan 3 Ada 2 anak (saya,persmpuan Dan kakak saya laki2) Status cerai Ayah saya menikah dengan ibu saya dikarenakan istri pernikahan kedua tidak bisa mempunyai keturunan. Akhirnya menikah Dan lahir saya Dan kakak saya., (Informasi tambahan jadi ayah saya mempunyai 2 istri dengan status pernikahan resmi Dan tercatat di KUA). Namun setelah 5 tahun, ibu Dan ayah saya berpisah, Dan kami pun ikut ayah untuk tinggal bersama istri pernikahan kedua.. Saya tinggal dengan ayah Dan ibu Tiri semenjak umur 2 tahun (saat ini umur 20 thn) Dan sudah menganggap ibu Tiri sebagai ibu kandung, Dan begitupun sebaliknya. Namun 2 tahun lalu ibu Tiri saya meninggal Dan setahun berikutnya ayahpun menyusul. Saat ini Ada persoalan mengenai warisan rumah Yang kami tinggali saat ini, keluarga dari Ibu Tiri menuntut untuk pembagian warisan Yang berupa rumah Yang kami tinggali saat ini. (Informasi tambahan bahwa sertifikat rumah atas nama almarhum ibu Tiri). Setau saya rumah tersebut adalah harta bersama, karena almarhum ayah Dan ibu sama2 bekerja sama untuk membeli rumah tersebut, meskipun sertifikat atas nama ibu. Yang ingin saya tanyakan : 1. Bagaimanakah ketentuan pembagian warisan mengenai rumah tersebut? 2. Siapa saja kah Yang menjadi ahli waris? Informasi tambahan : Ibu dari almarhumah masih Ada Saudara (adik) masih Ada Agama islam Mohon sekiranya bisa dibantu mengingat harta waris adalah Hal pelik. Terima kasih

  • PAWITNO

    1. Nenek dan Kakek saya masing-masing membawa 1 orang anak perempuan dari perkawinan sebelumnya... Anak perempuan nenek saya (Ibu saya) meninggal duluan, baru menyusul nenek saya.. jadi semua peninggalan dikelola oleh kakek saya. selang beberapa tahun meninggal kakek saya.. semua peninggalan dikelola oleh anak dari kakek saya (saudara tiri ibu saya) Bagaimana hak waris atas peninggalan harta kakek dan nenek saya... karena sepanjang pernikahan beliau tidak ada anak... 2. Orang tua saya menikah lagi dan selama pernikahannya tidak ada anak..... setelah menjalani kehidupan beliau orang tua saya (ayah saya meninggal dunia) dan selama dengan ibu saya tidak ada harta gono gini. Bagaimana hak waris saya dan adik saya serta ibu tiri saya.... Mohon pencerahaannya...

  • Johan

    Permisi. Mohon kiranya berkenan membantu saya. Saat ini kami akan menikah, calon ada hambatan dalam data kependudukan. Ayah : .... - Ktp & kk ayah : suradi - kemarin membuat akta kelahiran atas nama suradi - buku nikah atas nama sumayadi (direkayasa sendiri jadi suradi), buku nikah istri tetap sumayadi. - saat ini buku nikah(istri) sudah didaftarkan di kua dgn catatan perubahan menjadi suradi dg dasar akta kelahiran. Calon saya (anak): .... Akta kelahiran, bapak tercatat atas nama suriadi. Mohon kira-kira langkah apa dan kemana yang harus saya lakukan untuk mensinkronkan data2 ini. Terimakasih

  • Irma yunita

    Saya istri kedua yg sah dr suami saya,suami dlu bercerai dengan mantan istrinya dan mempunyai 2 anak,laki2 dan perempuan yg skrg umurnya masih 9thn dan 7thn. dipernikahan saya dengan suami ,saya dikaruniai 2 anak perempuan yg skrg berumur 3th dan 1thn ,jika suami saya meninggal pembagian hak warisnya bagaimana ?dulu dipernikahan pertamanya tidak punya apa2 sama sekali,rumah ,mobil ,semua harta yg di punya sekarang setelah menikah dengan saya.. terima kasih..

  • Wahyu mayzarika

    aturan hukum bagi pemberi waris yang mengalami stroke berat sehingga rasio berkurang , yang menghibahkan tanah dan rumah dengan merubah nama kepemilikan di sertifikat secara diam2 tanpa ada pemberitahuan kepada ahli waris yang lain shg pada saat pemberi waris meninggal baru diketahui ... disini warisan belum dibagi sehingga legite portie dari ahli waris yang lain tidak terpenuhi Pertanyaan 1. Proses pembuatan akta hibah apa sdh sesuai dg ketentuan pasal 1320 kuh perdt krn pemberi waris dalam kondisi stroke berat shg rasio tdk berfungsi normal 2. dapatkah para ahli waris yang lain meminta pembatalan sertifikat a/n ahli waris penerima hibah krn legite portie tdk terpenuhi dg melalkukan gugatan ke PN setempat

  • Syahdan

    Selamat malam Saya ingin bertanya beberapa hal. Tetapi sebelumnya saya akan menjelaskan kondisinya: 1. Saya menikah secara Kristen Katolik 3 tahun yg lalu 2. 7 bulan kemudian saya berpisah dengan istri saya 3. Kami telah berpisah kurang lebih 2 tahun 4. Kami memiliki 1 orang anak 5. Kami belum mengurus akta nikah dan kartu keluarga 6. Sekarang saya sudah beragama Islam Pertanyaan saya: 1. Bagaimana hukumnya jika saya menikah lagi dengan wanita secara Islam? Apakah saya bisa terjerat hukum? 2. Bagaimana cara mengurus perceraian saya secara sah sementara akta nikah tidak ada? 3. Apakah solusi terbaik untuk masalah saya ini? Saya mohon bantuan jawabannya Terima kasih sebesar-besarnya

  • ROBIYAN

    Assalamualaikum, Saya Robiyan saat ini saya berdomisili di lampung. Saya memiliki kasus begini. sekarang saya tinggal di rumah milik almarhum ayah saya dan dimana rumah tsb menyatu dengan rumah almarhum kakek saya dan kedua rumah tsb memiliki satu sertifikat tanah atas nama alm kakek saya. setelah kakek saya wafat rumah kakek saya ditempati dan diurus oleh anak pertamanya. lalu setelah anak pertamanya meninggal diturunkan oleh cucu dari anak pertama kakek saya. kakek saya memiliki 6 anak dan 4 diantaranya sudah wafat termasuk ayah saya. tersisalah 2 anak kakek saya 1 lakilaki dan 1 perempuan. lalu, untuk menghindari perselisihan bagaimanakah cara pembagian tanah dan rumah tersebut secara sah. apakah yang mengurus rumah kakek saya itu mendapatkan hak?

  • Rani

    Apakah seseorang bisa menikah lagi krna akte ceraix udh keluar v saat pengadilan sang mntn suami tidak dtg menghadiri persidangan ,apakah saya bisa dituntut karena dia keberatan saya menikah lagi padahal sudah ada akte cerainya?Mohon penjelasannya

  • Septi diniarti

    Perkenalkan saya septi dari pontianak. Saya ingin berkonsultasi masalah hukum. Tgl 2 feb 2021 kemarin Saya di vonis hakim hukuman penjaran 6 bln. Sedang kan saya sudah menjalankan proses hukum nya dari bln februari tahun 2020. Selama 20 hari di tahan dan krg lbh 5 bln menjalani proses hukum nya berstatus penangguhan serta wajib lapor senin kamis. Krg lbh 6 bln juga menjalani proses hukum dr kejaksaan ke persidangan hingga putusan sbg status tahanan rumah.. Yang ingin saya tanyakan apakah dipotong dr vonis majelis hakim dg masa tahanan yg skrg sy jalani. Dan kalaupun harus d vonis penjara apakah saya bisa mengajukan kepada majelis hakim utk mengajukan tahanan luar atau sejenisnya. Asalkan saya tidak masuk ke dlm sel. Karena saya masih dlm proses menyusui anak saya. Dan anak saya masih butuh saya.?? Mohon penjelasannya....??