Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum



Jakarta, BPHN.go.id – The Center on International Cooperation (CIC), sebuah lembaga penelitian di bawah New York University (NYU) serta merupakan jaringan dari Pathfinders for Peaceful, Just, and Inclusive Societies berkunjung ke kantor Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Selasa (19/2). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala BPHN Prof R. Benny Riyanto.

Direktur NYU’s CIC, Sarah Cliffe mengungkapkan bahwa maksud kedatangannya ke BPHN adalah untuk mendapatkan masukan sekaligus pengalaman BPHN dalam rangka mendorong kesetaraan dan perluasan keadilan melalui bantuan hukum kepada masyarakat miskin. Pengalaman bantuan hukum melalui ratusan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) di seluruh wilayah Indonesia setiap tahunnya, kata Sarah, memberikan perspektif baru dibandingkan negara-negara anggota Pathfinders lainnya.

“Kami merasa terhormat untuk mendengar pengalaman BPHN secara langsung tentang bagaimana menangani perluasan keadilan dan kesetaraan,” kata Sarah.

Pathfinder for Peaceful, Just, and Inclusive Societies adalah gerakan yang diinsiasi oleh sejumlah negara diantaranya Brazil, Sierra Leone dan Switzerland untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Sejak diluncurkan setahun yang lalu, negara-negara anggota termasuk Indonesia bekerja bersama untuk mewujudkan Visi 2030, damai, adil, dan inklusif.

Kepala BPHN menyambut baik kunjungan NYU’s CIC dan berharap dapat memberikan kontribusi bagi upaya pemerataan keadilan melalui tugas dan fungsi yang diemban oleh BPHN, dalam hall ini bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu. Dalam pertemuan itu, Kepala BPHN didampingi Kepala Pusat Penyuluhan dan Bantuan Hukum, M Yunus Affan, bercerita mengenai tantangan yang dihadapi BPHN dalam melaksanakan bantuan hukum selama beberapa tahun belakangan ini.

“Bantuan hukum di Indonesia dilaksanakan melalui Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang telah diverifikasi dan akreditasi dengan harapan menjaga kualitas layanan yang diberikan OBH kepada masyarakat pencari keadilan,” kata Prof R. Benny.  ***(SumberJakarta, BPHN.go.id – The Center on International Cooperation (CIC), sebuah lembaga penelitian di bawah New York University (NYU) serta merupakan jaringan dari Pathfinders for Peaceful, Just, and Inclusive Societies berkunjung ke kantor Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Selasa (19/2). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala BPHN Prof R. Benny Riyanto.

Direktur NYU’s CIC, Sarah Cliffe mengungkapkan bahwa maksud kedatangannya ke BPHN adalah untuk mendapatkan masukan sekaligus pengalaman BPHN dalam rangka mendorong kesetaraan dan perluasan keadilan melalui bantuan hukum kepada masyarakat miskin. Pengalaman bantuan hukum melalui ratusan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) di seluruh wilayah Indonesia setiap tahunnya, kata Sarah, memberikan perspektif baru dibandingkan negara-negara anggota Pathfinders lainnya.

“Kami merasa terhormat untuk mendengar pengalaman BPHN secara langsung tentang bagaimana menangani perluasan keadilan dan kesetaraan,” kata Sarah.

Pathfinder for Peaceful, Just, and Inclusive Societies adalah gerakan yang diinsiasi oleh sejumlah negara diantaranya Brazil, Sierra Leone dan Switzerland untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Sejak diluncurkan setahun yang lalu, negara-negara anggota termasuk Indonesia bekerja bersama untuk mewujudkan Visi 2030, damai, adil, dan inklusif.

Kepala BPHN menyambut baik kunjungan NYU’s CIC dan berharap dapat memberikan kontribusi bagi upaya pemerataan keadilan melalui tugas dan fungsi yang diemban oleh BPHN, dalam hall ini bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu. Dalam pertemuan itu, Kepala BPHN didampingi Kepala Pusat Penyuluhan dan Bantuan Hukum, M Yunus Affan, bercerita mengenai tantangan yang dihadapi BPHN dalam melaksanakan bantuan hukum selama beberapa tahun belakangan ini.

“Bantuan hukum di Indonesia dilaksanakan melalui Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang telah diverifikasi dan akreditasi dengan harapan menjaga kualitas layanan yang diberikan OBH kepada masyarakat pencari keadilan,” kata Prof R. Benny.   Sumber : Humas BPHN)