Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum



lsc.bphn.go.id – Jakarta. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, menjadikan pola penyuluhan hukum yang ada saat ini harus juga ikut menyesuaikan. Esensi penyuluhan hukum langsung yang menghadirkan audiens dalam satu tempat dan pada waktu tertentu mulai menemui alternatif lain, yaitu dengan penyuluhan hukum yang bersifat tidak langsung melalui media cetak dan elektronik. Jenis penyuluhan hukum ini memberikan nuansa baru dalam upaya menyampaikan informasi hukum kepada masyarakat, dengan beberapa keunggulannya antara lain aksebilitas yang luas serta biaya yang terjangkau atau bahkan gratis.

Oleh karena itu BPHN, sebagai Instansi Pembina Penyuluh Hukum, ingin menghadirkan materi muatan penyuluhan hukum tidak langsung dalam bentuk liflet dan stiker, melalui tema besar toleransi. Hal ini bukan tanpa alasan karena di tengah tensi politik yang mulai naik, serta adanya ego sektoral dalam keberpihakan pada kebenaran, menjadi urgensi bagi BPHN melalui penyuluh hukumnya mendudukkan hal – hal yang benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun materi yang akan disusun antara lain Perubahan UU Informasi dan Transaksi Elektronik, Disabilitas, Organisasi Massa, dan beberapa materi lainnya. Setiap penyuluh Hukum wajib berkontribusi menuangkan buah pikirannya sesuai dengan materi pembahasan yang diperoleh. Selain itu juga dengan kemasan yang menarik dan catchy maka diharapkan dapat memberikan nuansa yang berbeda bagi masyarakat yang membutuhkan informasi hukum.***(MDF/RA)