Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 21 November 2018

    tazul

    cara membuat akte perusahaan

  • 28 November 2018

    Dijawab Oleh -

    Terima kasih kami ucapkan kepada Anda yang telah ikut mengunduh Konsultasi Hukum on line , pada Pusat Penyuluhan dan Bantuan Hukum, BADAN PEMBINAAN HUKUM NASIONAL (BPHN), Kemenkumham RI. Sebelum kami menjawab pertanyaan anda, dapat kami sampaikan selayang pandang seputar akte Perusahaan yang ditanyakan. Akta pendirian usaha /perusahaan memiliki berbagai tujuan yang diantaranya untuk memberikan kejelasan atas status perusahaan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, manakala jika terjadi suatu perselisihan di kemudian hari. Tujuan lain adalah demi menghindari perselisihan yg menyangkut pembagian keuntungan serta proporsi keuangan dan yang lainnya yang tidak luput dari pengemban hak-hak dan kewajiban pengurus dan pemilik modal dalamj perusahaan. Akta pendirian biasanya berisi profil serta hal-hal yg berkaitan dengan perusahaan yang akan didirikan dengan bantuan Notaris serta saksi-saksi yang ada. Dalam akta, akan tercantum sejumlah data , nama perusahaan, jenis usahanya, tanggal pendirian usaha, alamat , domicile serta nama-nama pendiri usaha, besarnya modal usaha yang akan dikeluarkan, kepengurusaan serta anggota perusahaan pendiri perusahaan dan masih banyak informasih lainnya. Dengan adanya akte perusahaan tersebut sangat penting untuk menjamin suatu usaha yang akan didirikan, di samping adanya kepastian dan jaminan dan perlindungan hukum oleh Negara (tidak Illegal). Terkait dengan pertanyaan anda dapat kami jelaskan bahwa untuk membuat akte perusahaan, misalnya yang akan didirikan berbentuk Commanditaire Venootschap atau lazim disingkat dengan CV , atau Perusahaan Terbatas (P T). Dengan demikian anda dapat memilih sesuai dengan bidang usaha yang anda akan jalankan. Adapun syarat untuk Mendirikan dan CV dapat kami sampaikan sbb : 1. Mencantumkan nama dari pemegang saham maupun orang yg berkewajiban pengurus perusahaan yakni Dewan Komisaris maupun direktur. Minimal ada dua nama. 2. Datang ke Notaris di tempat wilayah kita tinggal (domisili) untuk membuat akte pendiriannya dengan dilengkapi Photo copy KTP pendiri perusahaan, NPWP/Nomor wajib pajak perorangan 3. Lalu kita utarakan maksud dan tujuan kita membuat akte usaha kepada Notaris tersebut. Hal-CVhal yang penting dan pokok yang harus anda sampaikan dihadapan notaris, misalnya Nama-nama pemegang /pemilik saham perusahaan yang hendak didirikan, nama-nama pengurus perusahaan (Direktur, Komisaris, dan nama 2 lainnya yang dianggap mempunya peran dan andil di dalam perusahaan tersebut yang akan didirikan) 4. Kemudian sampaikan secara global bidang-bidang apa saja yang akan dijalankan/ atau sudah dijalankan saat ini, 5. Selanjutnya perbandingan/komposisi saham yang dimiliki dari kepemilikan saham yang ada di perusahaan, selanjutnya mereka sebagai pemegang saham/memiliki saham dalam pendirian perusahaan wajib menandatangani akte Notaris yang akan dibuat sehingga akte tersebut sah. 6. Selanjutnya untuk pengesahan akta Notaris tesebut, dimohonkan didaftarkan pada Kementerian Hukum dan HAM RI , melalui Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum melalui situs on line yang akan dimohonkan oleh pihak Notaris, dengan segala proses administrasinya. sambil menunggu waktu yang sudah ditentukan, dengan kelengkapan dokumen, maka akan dikeluarkan akte pendirian perusahaan a tersebut, dan akan dimasukkan dalam tambahan lembaran Negara. Untuk Pembuatan Akte pendirian CV , syarat-syarat yang mesti dipenuhi antara lain : CV adalah persekutuan yang didiirikan oleh minimal 2 (dua) orang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan. Akta dibuat dan ditandatangani oleh notaris, dengan menyerahkan : 1. Fotocopy KTP direktur dan persero pasif (Dwan Komisaris) 2. Fotocopy NPWP Direktoru dan Persero Passif (Komisaris) 3. Nama CV 4. Penjelasan Mengenai bidang usaha 5. Foto ukuran 3 x 4 latar belakang merah Pembuatan Surat Keteranga Domisili Perusahaan Surat ditujukan kepada kelurahan setempat, sebagai bukti keterangan alamat perusahaan dengan persyaratan : 1. Mengisi formulir pengajuan SKDP; 2. Melampirkan legalitas perusahaan (Akta Pendirian dan SK Kemenkumham; 3. Fotocopy kontrak/sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha; 4. Surat Keterangan pemilikan gedung apabila berdomisili di Gedung Perkantoran/pertokoan; 5. Fotoco[y PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tahun terakhir; 6. Foto Gedung/ruaangan tampak luar dan dalam; 7. Fotocopy IMB (Izin mendirikan bangunan); Pembuatan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Pendaftaran dilakukan pada Dinas Perdagangan yang berada di kota/kabupaten di domisili perusahaan 1. Mengisi formulir pengajuan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan); 2. Melampirkan legalitas perusahaan( SK Menkumham, SKDP, NPWP dan TDP); 3. Pasfoto direktur perusahaan ukuran 3 x4 (2 lembar) berwarna; Dengan demikian, berkas dokumen meliputi : 1. Akta pendirian CV 2. SURAT KETERANGAN DOMISILI PERUSAHAAN 3. NPWP (Nomor Wajib Pajak) 4. Pengesahan Pengadilan 5. SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) Untuk Pembuatan Akte Pendirian Perusahaan dalam PT , syarat2 yang wajib dipenuhi : PT adalah badan hukum yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi dari pengurus dan pemegang saham perusahaan tersebut. Di dalam PT, Pemilik Modal (Pemegang Saham) tidk harus memimpin perusahaan dengan cara menunjuk orang lain untuk menjadi Direktor atau komisaris. Syarta Pendirian PT : 1. Fotocopy KTP, NPWP dan KK Para pemegang saham dan pengurus, minimal 2 orang; 2. Foto direktur ukuran 3 x 4 latar belakang merah 3. Copy PBB tahun terakhir, sesuai domisili/tempat perusahaan 4. Copy Surat Kontrak/sewa Kantor atau bukti kepemilikan tempat Usaha 5. Surat Keterangan domisili dari pengelola gedung bilamana berdomisili di gedung / perkantoran/Ruko 6. Surat Keterangan RT/RW (apabila dibutuhkan perusahaan yg berdomisili di lingkungan perumahan) khusus luar Jakarta 7. Stempel Perusahaan Bagaimana cara pembuatan akta perusahaan ? 1. Mencantumkan nama dari pemegang saham maupun orang yg berkewajiban pengurus perusahaan yakni Dewan Komisaris maupun direktur. Minimal ada dua nama. 2. Datang ke Notaris di tempat wilayah kita tinggal (domisili) untuk membuat akte pendiriannya dengan dilengkapi Photo copy KTP pendiri perusahaan, NPWP/Nomor wajib pajak perorangan Lalu kita utarakan maksud dan tujuan kita membuat akte usaha kepada Notaris tersebut. Hal-hal yang penting dan pokok yang harus anda sampaikan dihadapan notaries, misalnya Nama-nama pemegang /pemilik saham perusahaan yang hendak didirikan, nama-nama pengurus peusahaan (Direktur, Komisaris, dan nama 2 lainnya yang dianggap mempunya peran dan andil di dalam perusahaan tersebut yang akan didirikan), Kemudian sampaikan secara global bidang-bidang apa saja yang akan dijalankan/ atau sudah dijalankan saat ini, Selanjutnya perbandingan/komposisi saham yang dimiliki dari kepemilikan saham yang ada di perusahaan, selanjutnya mereka sebagai pemegang saham/memiliki saham dalam pendirian perusahaan wajib menandatangani akte Notaris yang akan dibuat sehingga akte tersebut sah. Selanjutnya untuk pengesahan akta Notaris tesebut, dimohonkan didaftarkan ke lembaga Negara di Kementerian Hukum dan HAM RI, melalui Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum melalui situs on line yang akan dimohonkan oleh pihak Notaris, dengan segala proses administrasinya. sambil menunggu waktu yang sudah ditentukan, dengan kelengkapan dokumen, maka akan dikeluarkan akte pendirian usaha tersebut, dan akan dimasukkan dalam tambahan lembaran Negara.