Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 13 November 2018

    Jamal

    Saya berencana membuat blog di internet, tentang mensyukuri tangan,...saya butuh gambar foto tangan yg cacat, tangan yg tidak memiliki telapak tangan,...foto itu ingin saya masukkan ke blog saya,...saya ingin mengambil gambar foto tangan cacat itu di internet, tapi saya kuatir akan melanggar UU hak cipta,...Akhir nya saya punya ide untuk memfoto tangan saya sendiri (tapi tanpa wajah saya), hanya tangan nya aja, lalu saya edit foto tangan saya itu, saya hilangkan telapak tangan nya, hanya sebagai ilustrasi saja buat pembaca blog saya,.... Pertanyaan nya, apakah saya melanggar Undang Undang, bila saya memfoto bagian tubuh saya lalu saya edit, lalu hasil editannya, saya pakai untuk keperluan penulisan blog saya ?? Mohon pencerahan, terima kasih...

  • 16 November 2018

    Dijawab Oleh -

    Dijawab oleh Sdri. Ivo Hetty Novita, SH., MH, Penyuluh Hukum Muda Berdasarkan apa yang disampaikan melalui online, dapat kami berikan tanggapan sebagai berikut : Berdasarkan Pasal 1 angka 3 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta disebutkan bahwa Ciptaan adalah Setiap hasil karya cipta di bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang dihasilkan atas inspirasi, kemampuan, pikiran, imajinasi, kecekatan, ketrampilan, atau keahlian yang diekspresikan dalam bentuk nyata. Selanjutnya di dalam Pasal 1 angka 1 UU Hak Cipta menyatakan bahwa Hak cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hak cipta dimaksud memiliki hak moral. Di dalam Pasal 5 ayat 1 huruf c UU Hak Cipta menyebutkan bahwa Hak moral merupakan hak yang melekat secara abadi pada diri pencipta untuk mengubah ciptaannya sesuai dengan kepatutan di dalam masyarakat. Dari pasal tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa karya fotografi yang dilakukan merupakan obyek dari hak cipta, sebagaimana tercantum di dalam Pasal 40 ayat 1 huruf k UU Hak Cipta yang menyebutkan bahwa Ciptaan yang dilindungi meliputi ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra, terdiri atas karya fotografi. Yang dimaksud dengan karya fotografi meliputi semua foto yang dihasilkan dengan menggunakan kamera. Selanjutnya berdasarkan Pasal 50 UU Hak Cipta menyebutkan bahwa Setiap orang dilarang melakukan pengumuman, pendistribusian, atau komunikasi ciptaan yang bertentangan dengan moral, agama, kesusilaan, ketertiban umum, atau pertahanan dan keamanan negara. Bahkan, menurut Pasal 43 huruf d UU Hak Cipta ada pembatasan hak cipta, dimana disebutkan bahwa perbuatan yang tidak dianggap sebagai pelanggaran hak cipta meliputi pembuatan dan penyebarluasan konten hak cipta melalui media teknologi informasi dan komunikasi yang bersifat tidak komersial dan/atau menguntungkan pencipta atau pihak terkait, atau pencipta tersebut menyatakan tidak keberatan atas pembuatan dan penyebarluasan tersebut sehingga apabila mengambil atau menyebarluaskan konten hak cipta melalui media informasi tetap tidak dikategorikan melanggar hak cipta sepanjang tidak bersifat komersial atau pencipta tidak keberatan. Dengan demikian, tentunya tidak melanggar Undang-Undang apabila hasil foto sendiri yang diedit tersebut dimasukkan sebagai ilustrasi di dalam blog, selama tidak bertentangan dengan moral, agama, kesusilaan, ketertiban umum, atau pertahanan dan keamanan negara. Demikian, semoga bermanfaat