Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 6 Maret 2018

    Erwin

    Saya mempunyain tunggakan atau keterlambatan pelunasan hutang.di aplikasi VLOAN di playstore/Fintech ,dimana vloan mengambil otomatis semua kontak saya,dan menginfokan ke semua kontak saya dengan sms.saya mempunyain keterlambatan pembayaran hutang,apakah hal tersebut bisa dikenakan pencemaran nama baik? Dimana saat ini saya belum bisa membayarnya dan sms nya ke semua kontak saya tiap hari..mohon penjelasannya..makasih

  • 6 November 2018

    Dijawab Oleh -

    Dijawab oleh Penyuluh Hukum Ahli Muda Lisa Noviana, S.H. Untuk menjawab pertanyaan Anda, kami akan mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU 19/2016”). Sebelum menjawab pertanyaan anda, kami akan terlebih dahulu memperjelas permasalahan dalam pertanyaan yang anda sampaikan. 1. Ada tindakan menyalin data pribadi anda secara otomatis (mengambil otomatis semua kontak anda). 2. Menginformasikan ke semua kontak anda bahwa anda memiliki hutang yang belum dilunasi. Kami mengasumsikan mengambil otomatis “semua kontak” sebagaimana anda tuliskan dalam pertanyaan, adalah nomor-nomor telepon yang ada di dalam perangkat elektronik anda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 1 dan angka 4 UU 19/2016 yang berbunyi: Pasal 1 angka 1 UU 19/2016 Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya. Pasal 1 angka 4 UU 19/2016 Dokumen Elektronik adalah setiap Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, dan/atau didengar melalui Komputer atau Sistem Elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya. Berdasarkan informasi yang anda sampaikan kepada kami, VLOAN mengambil otomatis semua kontak anda, dan menginfokan ke semua kontak anda melalui sms mengenai keterlambatan pembayaran hutang. Tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai tindakan memindahkan atau mentransfer informasi elektronik dan/atau data elektronik tanpa hak atau melawan hukum. Mengenai pengambilan otomatis semua kontak anda, Pasal 32 UU ITE mengatur tentang larangan bagi setiap orang untuk melakukan interferensi (mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan, atau mentransfer) terhadap bentuk Dokumen Elektronik atau Informasi Elektronik tanpa hak atau dengan cara melawan hukum. Ancaman hukuman atas perbuatan tersebut diatur dalam Pasal 48 UU ITE. Pasal 32 UU ITE selengkapnya berbunyi: Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik milik Orang lain atau milik publik. 1. Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun memindahkan atau mentransfer Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik kepada Sistem Elektronik Orang lain yang tidak berhak. 2. Terhadap perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang mengakibatkan terbukanya suatu Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang bersifat rahasia menjadi dapat diakses oleh publik dengan keutuhan data yang tidak sebagaimana mestinya. Sedangkan Pasal 48 UU ITE berbunyi: Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah). 1. Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun dan/atau denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah). 2. Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). Oleh karena itu, tindakan seseorang yang menyalin data dalam hal ini adalah informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik tanpa hak atau melawan hukum merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 48 jo. Pasal 32 UU ITE. Kemudian, mengenai tindakan menginformasikan ke semua kontak anda bahwa anda memiliki hutang yang belum dilunasi, apabila ada unsur kesengajaan dalam penyebaran informasi yang kemudian menyebabkan pencemaran nama baik anda, maka VLOAN dapat dituntut dengan Pasal 310 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) tentang penghinaan/pencemaran nama baik. Perbuatan tersebut diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika hal itu dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan, dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum, maka diancam karena pencemaran tertulis denganpidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Ada beberapa unsur yang harus dicermati dalam Pasal 310 ayat (1) KUHP yaitu: Unsur kesengajaan menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal dan unsur maksud untuk diketahui umum. Sementara unsur tambahan dalam Pasal 310 ayat (2) KUHPadalah unsur dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan, dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. Selain itu, juga dapat dikenakan pasal mengenai fitnah yaitu Pasal 311 ayat (1) KUHP adalah sebagai berikut: “Barangsiapa melakukan kejahatan menista atau menista dengan tulisan, dalam hal ia diizinkan untuk membuktikan tuduhannya itu, jika ia tiada dapat membuktikan dan jika tuduhan itu dilakukannya sedang diketahuinya tidak benar, dihukum karena salah memfitnah dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun”. Dalam UU ITE, ketentuan penghinaan dan pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 27 ayat (3) UU 19/2016 yang berbunyi: “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”. Ancaman pidana bagi orang yang melanggar Pasal 27 ayat (3) UU ITE ini diatur dalam Pasal 45 ayat (3) UU 19/2016, yang berbunyi: “Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah)”. Berdasarkan cerita anda, apabila terdapat bukti-bukti yang cukup bahwa telah dilakukan tindak pidana menyalin data elektronik dan/atau dokumen elektronik tanpa hak atau melawan hukum, dan juga tindak pidana pencemaran nama baik, langkah yang dapat dilakukan adalah melaporkannya ke pihak kepolisian untuk kemudian diproses secara hukum. Namun bila mengenai hal ini dapat ditempuh melalui cara kekeluargaan tentu akan lebih baik, yaitu dengan menyampaikan keberatan Anda kepada pihak VLOAN yang diduga menyalin data elektronik atau mencemarkan nama baik Anda, kemudian temukan solusi bersama.