Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 1 Maret 2018

    lina

    Selamat siang, apakah ada upaya hukum jika selama 2 tahun orang tua angkat anak saya tidak memenuhi janjinya untuk memberikan kabar kepada saya tentang anak saya. Bahkan melarang untuk bertanya tentang anak saya. Sebelumnya saya pernah mentandatangai surat perjanjian bahwa saya tidak berhak atas anak saya, namun saat itu keadaannya saya bingung karena saya belum menikah dan anak saya sudah lahir 3 hari sehingga saya mengambil jalan yang salah. Tpi mereka berjanji jika sya memberikan anak saya, nantinya mereka akan mengabari pertmbuhan anak saya bahkan mereka berjanji membolehkan saya untuk sering2 menengok anak saya jika ada kesempatan. Namun sayangnya, janji itu tdk ada di kertas perjanjian. Saya kesal 2 tahun sudah saya dilarang bertemu anak saya, dgn alasan mereka takut saya akan merbut anak saya kembali. Pdhal saya hanya mau bertemu anak saya. Apakah ada upaya hukum untuk menuntut mereka, atau mengambil kembali anak saya? Mohon penjelasan hukumnya, anak saya sudah umur 2 tahun, katanya saya tidak berhal krn saya cuma hamil dan melahirkan dia saja. Smentara mereka merawatnya smpai skrg, sya tidak terima..

  • 20 Maret 2018

    Dijawab Oleh -

    Dijawab oleh Penyuluh Hukum Ahli Madya Das Enlailatul Husna, S.H. Mengangkat seorang anak adalah suatu yang lumrah. Pengangkatan anak diatur pada pasal 39,40,41 UU No.23 tahun 2002 tentang undang-undang perlindungan anak. Anak angkat adalah anak yang haknya dialihkan dari lingkungan kekuasaan keluarga orang tua, wali yang sah atau orang lain yang bertanggung jawab atas perawatan, pendidikan dan membesarkan anak tersebut ke dalam lingkungan keluarga orang tua angkatnya, berdasarkan putusan atau penetapan pengadilan Sehubungan dengan pertanyaan saudara apakah ada upaya hukum terhadap orang tua angkat yang tidak memberikan kabar dan melarang menanyakan kabar anak saya. • Pasal 39 ayat 2 Pengangkatan anak tidak memutuskan hubungan darah antara anak yang diangkat dan orangtua kandungnya. • Pasal 49 A undang-undang perlindungan anak mewajibkan orang tua angkat wajib untuk memberikan tahukan kepada anak angkatnya mengenai asal-usulnya dan orang tua kandungnya. Hal ini juga diatur dalam PP RI No. 54 tahun 2007 tentang pelaksanaan pengangkatan anak yang penting diperhatikan dalam adopsi bahwa pengangkatan anak agar tidak sampai memutuskan hubungan darah antara anak yang diangkat dengan orang tua kandungnya dan orang tua angkat wajib memberikan tahanan kepada anak angkatnya mengenai asal usul dan orang tua kandungnya. Sanksi hukum bagi orang yang melakukan pengangkatan anak yang bertentangan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 39 ayat 1,2 dan 4 dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.00 ( seratus juta rupiah ) ketentuan pidana ini dijelaskan dalam pasal 77 undang-undang no.23 tahun 2002.