Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 31 Oktober 2017

    diah

    Saya inggin menanyakan registrasi kartu sim prabayar. Ada beberapa cara sedikit berbeda karna saya menggunakan kartu simpati. karna kartu saya sudah terblokir. Maka saya langsung ke grafari telkomsel untuk minta di aktifkan kembali dan registrasi. Tapi saya tidak sadar, disaat disuruh nulis no kk serta mncantumkan nama ibu saya dan sudah bertanda tangan di atas materai 6.000. pas malam nya saya baru sadar . Pertanyaanya : 1* apakah formulir pendaftaran dan pasang baru (kartu)ini dapat disalah gunakan? 2* dan apakah lebih baiknya kartu saya di non aktifkan dan dikasih kembali ke grafari-nya? 3* serta saya juga menanyakan kembali apa fungsi dari mencantumkan no kk serta nama ibu saya? Tolong dibantu pak untuk penjelasannya terima kasih

  • 24 November 2017

    Dijawab Oleh -

    Dijawab oleh Penyuluh Hukum Ahli Muda Setiyo Budi, S.H,.M.H. 1. Apakah pendaftaran dan pasang baru (kartu) bisa disalah gunakan..? Bisa disalah gunakan bisa juga tidak, menurut pola pikir saya bahwa pendaftaran memang diminta sesuai dengan isian aplikasi yang ada, artinya bahwa jika ada yang ingin menyalah gunakan data untuk kejahatan yang ada di aplkikasi, itu hanya segelitir orang saja. Ketentuan pendaftaran ini tertuanng dalam, PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG REGISTRASI PELANGGAN JASA TELEKOMUNIKASI 2. Apakah lebih baiknya kartu saya di Non Aktifkan dan dikasih kembali ke graparinya.? Saya rasa tidak perlu kawatir, karena seseorang mau berbuat jahat tidak perlu pakai data saudara yang ada di aplikasi seluler yang ibu daftarakan, banyak kejahatan mengambil data dari luar oleh oknum yang tidak bertanggung jawag contoh seperti data yang ada di kelurahan, data perbangkan, data sensus dan dengan cara lain. Itu hanya oknum ; 3. Saya menanyakan kembali apa fungsi dari mencantumkan No KK serta nama ibu saya..? Itu memang permintaan dari pembuat program aplikasi dari KOMINFO selaku penyelenggara , itu saya rasa untuk menghindari dari segala jenis kejahatan baik itu si pengguna katu itu sendiri maupun kejahatan dari luar dengan mengunakan seluler phone milik orang lain untuk berbuat jahat, maka data yang sudah terdahtar dalam aplikasi, akan mudah dilacak.