Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 19 Agustus 2017

    samson hadi

    Bagaimana cara agar dapat menangani masalah penipuan uang didalam lapas

  • 29 September 2017

    Dijawab Oleh -

    DIjawab oleh Penyuluh Hukum Ahli Madya Mugiyati, S.H., M.H. Penipuan dalam KUHP diatur dalam pasal 378, dikalangan napi biasa disebut San Ci Pa alias Tiga Tujuh Lapis. Para penipu adalah manusia-manusia yang jahat. Akan tetapi, saya harus mengakui bahwa kita dapat belajar sesuatu dari politik dan intrik mereka CARA MELINDUNGI DIRI DARI PENIPU Banyaknya penipu di sekitar kita, ada langkah-langkah untuk melindungi diri. Pikirkan sisi buruk anda. Penangkal terhebat dari seseorang yang ingin membuat anda gagal untuk ditipu adalah mengetahui karakter Anda sendiri. 1. Jika Anda terlalu percaya diri, Sadari bahwa anda lemah. Jika anda melakukan sesuatu tanpa melakukan apapun, sadari bahwa anda mengharapkan orang lain untuk mencoba mengeksploitasi keserakahan anda. 2. Kuatkan logika kedalam intuisi kita. Kita tahu bahwa kita harus selalu percaya kepada intuisi kita. Namun, jika kita menemukan apa yang menyebabkan intuisi kita bekerja sendiri, kita akan menjadi jauh lebih baik. Jika anda hanya memiliki perasaan, seorang penipu mungkin bisa memenangkan hati anda. Namun, jika anda tahu mengapa Anda merasakan sesuatu, Tegas! selalu lebih baik. 3. Jangan serahkah karena pada dasarnya, tidak ada yang bisa menipu Anda jika Anda tidak menginginkan apa-apa dari mereka. seperti kasih sayang, materi ataupun kepentingan bisnis ataupun jabatan 4. Buat mereka keletihan. Seperti yang kita tahu, salah satu sifat “terbaik” penipu adalah kegigihan. Biarkan mereka melakukan apa yang mereka inginkan, dan letihkan mereka dengan seluruh trik yang mereka miliki, tetapi jangan menyerah. Akhirnya mereka akan pergi dengan sendirinya. 5. Menjauhkan diri dari lingkaran,. Anda tidak bisa ditipu jika Anda jauh dari para penipu. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) adalah tempat dimana narapidana menjalani pembinaan atas tindak pidana yang telah dilakukan, Lapas merupakan tempat isolasi bagi para pelaku kriminal dengan sistem birokrasi yang tertutup dan tidak bisa secara bebas berkomunikasi dengan orang luar, serta dirampas kebebasannya karena memang demikian pembinaan yang diterapkan dengan tujuan untuk memberikan unsur jera dan memperbaiki kelakuan agar menjadi baik, namun dalam praktiknya tidak mencapai tujuan yang diharapkan . Pada kenyataanya sering terjadi penyimpangan - penyimpangan dalam implementasi pembinaan di dalam Lapas, sehingga tujuan yang diharapkan tidaklah tercapai . Penyimpangan yang dimaksud adalah narapidana yang berada di dalam Lapas yang seharusnya telah dirampas kemerdekaannya, namun narapidana tersebut dapat berkomunikasi dengan orang di luar Lapas secara bebas dan bahkan bisa mengendalikan kejahatan dari dalam Lapas , antara lain adalah penipuan. Kejahatan penipuan yang dilakukan narapidana di dalam Lapas beredar dengan modus operandi dan media yang bervariasi contohnya adalah penipuan melalui telepon genggam. Oleh karena itu Dirjen Pemasyarakatan memandang perlu untuk membentuk satuan tugas (Satgas Kamtib),Surat Keputusan Dirjen Pemasyarakatan, SK No. E .22.PR.08.03 Tahun 2011, untuk pengawasi napi. "Satgas ini ada di setiap Lapas, akan bertugas menggelar apel siaga, pemeriksaan rutin, dan penggeledahan, baik terhadap napi maupun para sipir. Jika terjadi penipuan untuk segera melaporkan ke satuan tugas yang dibentuk oleh Dirjen Pemasyarakatan, dan yang lebih penting perlu dilakukan penambahan waktu dalam melakukan razia rutin di dalam Lembaga Pemasyarakatan, Oleh karena itu jika saudara mengetahui adanya penipuan ataupun indikasi penipuan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) untuk segera melaporkan ke satgas Kamtib Lapas.