Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 17 Agustus 2017

    Hibraldi

    Saudara saya dituntun pasal 112 ayat 1 yang mana maksimall hukuman pasal 112 ayat 1 UURI No.35 Thn 2009 ttg Narkotika adlah 12 tahun. Yang terjadi dituntut 14 tahun oleh JPU dan diputus 17 tahun oleh hakim. Trima kasih

  • 18 September 2017

    Dijawab Oleh -

    Dijawab oleh Penyuluh Hukum Ahli Madya Sudaryadi, S.Ag., S.H., M.Si. Terimakasih telah berkonsultasi dengan kami. Dalam pasal 30 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2004 Tentang Kejaksaan, di bidang pidana Kejaksaan mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut: a. melakukan penuntutan; b. melaksanakan penetapan hakim putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap; c. melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan lepas bersyarat; d. melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang-undang; e. melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilimpahkan ke pengadilan yang pelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik. Dalam Kode etik profesi jaksa diatur dalam peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : PER-067/A/ JA/07/2007, tentang Kode Etik Perilaku Jaksa. Pada prinsipnya dalam melaksanakan tugas profesi, jaksa wajib : 1. Menaati kaidah hukum, peraturan perundang-undangan, dan perĀ¬aturan kedinasan yang berlaku. 2. Menghormati prinsip cepat, sederhana, biaya ringan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. 3. Mendasarkan pada keyakinan dan alat bukti yang sah untuk mencapai keadilan dan kebenaran. 4. Bersikap mandiri, bebas dari pengaruh, tekanan atau ancaman opini publik secara langsung atau tidak langsung. 5. Bertindak secara objektif dan tidak memihak. 6. Memberitahukan dan/atau memberikan hak-hak yang dimiliki oleh tersangka atau terdakwa maupun korban. 7. Membangun dan memelihara hubungan fungsional antara aparat penegak hukum dalam mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu. 8. Mengundurkan diri dari penanganan perkara yang mempunyai kepentingan pribadi atau keluarga, mempunyai hubungan pekerjaan, partai atau finansial atau mempunyai nilai ekonomis secara langsung atau tidak langsung. 9. Menyimpan dan memegang rahasia sesuatu yang seharusnya dirahasiakan. 10.Menghormati kebebasan dan perbedaan pendapat sepanjang tidak melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan. 11.Menghormati dan melindungi hak asasi manusia dan hak-hak kebeĀ¬- basan sebagaimana yang tertera dalam peraturan perundang-undang-an dan instrumen hak asasi manusia yang diterima secara universal. 12.Menanggapi kritik dengan arif dan bijaksana. 13.Bertanggung jawab secara internal dan berjenjang, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. 14.Bertanggung jawab secara eksternal kepada publik sesuai kebijakan. Dari pertanyaan saudara mengatakan bahwa jaksa menuntut di atas ketentuan Undang-Undang yang berlaku atau pasal yang dituntut, hal ini bisa dilihat pada tugas dan wewenang jaksa serta kode etik perilaku jaksa tidak ada ketentuan jaksa menuntut hukuman lebih tinggi dari Undang-Undang yang berlaku, kami belum menemukan hal tersebut. Kami mohon maaf saudara dapat melihat kembali ayat dari pasal yang dituntutkan, karena pada pasal 112 ayat 2 nya berbunyi sebagai berikut: "Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga)". Apabila dilihat pasal tersebut jaksa sudah tepat dalam mengajukan tuntutannya. Selanjutnya penjelasan kami bahwa setelah vonis pengadilan tingkat I terdakwa mempunyai hak untuk mengajukan upaya hukum berupa banding ke pengadilan tinggi atas putusan pengadilan di tingkat I. Demikian penjelasan dari kami, terima kasih.