Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 20 Oktober 2016

    teguh

    bagaimana menindak lanjuti koperasi bank keliling yang tampa izin,palsu.hanya berkedok koperasi padahal hanya renternir yang hanya memperkaya diri?

  • 9 Januari 2017

    Dijawab Oleh -

    Dijawab oleh Penyuluh Hukum Ahli Muda Siti Rodiah, S.H 1. Bagaimana Saudara menyimpulkan bahwa koperasi Bank keliling itu tanpa izin, karena untuk mengetahui suatu koperasi itu berizin atau tidak Saudara bisa mengecek di Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, PP Nomor 4 Tahun 1994 tentang persyaratan dan tata cara pengesahan akte pendirian dan perubahan anggaran dasar koperasi, Peraturan Menteri Nomor 01 Tahun 2006 yaitu tentang petunjuk pelaksanaan pembentukan pengesahan akta pendirian dan perubahan anggaran dasar koperasi. 2. Sistem Koperasi adalah kekeluargaan dan gotong royong untuk saling membantu anggotanya demi kesejateraan bersama sesuai prinsip dasar koperasi yang diatur dalam UU No.17 Tahun 2012 karena seyogyanya koperasi adalah wadah bagi masyarakat menengah kebawah untuk berperan serta dalam memajukan ekonominya, jika koperasi membuat anggotanya menyulitkan, mencekik, bahkan tidak menghasilkan apa-apa (miskin) maka koperasi itu sudah melenceng / menyalahgunakan dari cita-cita. 3. Jika yang dimaksud dengan Bank keliling adalah pinjam meminjam secara pribadi atau individu semacam rentenir maka itu adalah perjanjian kedua belah pihak yang diatur dalam BW. (KUHPer) pasal 1320, maka itu syah dianggap perjanjian kedua belah pihak dan secara Hukum kedua belah pihak melaksanakan kesepakatan.Dasar Hukum perjanjian pinjam meminjam uang adalah Pasal 1754 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUH Perdata).