Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 11 Agustus 2016

    Diah

    Bulan sept 2015 bengkel mobil suami saya dalam kondisi full,lalu ada customer datang,krn bengkel sedang full,customer tsb memarkir mobilnya disebelah bengkel.lalu customer tsb ngobrol dengan suami saya utk membicarakan problem mobil dan perkiraan biayanya,jarak antara suami saya dgn customer tsb hanya sekitar 30cm dan suami saya memegang handphone yg dia gunakan sebagai kalkulator.tiba2 orang sebelah bengkel datang memaki2 suami saya dengan kata2 binatang,lalu memukul suami saya menggunakan gagang sapu yg dia bawa.suami saya refleks mengganti posisi hpnya dr kalkulator ke kamera dan memoto kejadian tsb.tapi suami saya sama sekali tidak membalasnya.malamnya ternyata suami saya dihubungi temannya yg penyidik polsek,dia dilaporkan si tetangga tadi,katanya suami saya telah menganiaya si tetangga tsb dengan cara mencakar pipi si tetangga.padahal suami saya tidak mempunyai kuku karena pekerjaannya sebagai mekanik membuat dia tidak bisa memanjangkan kuku.tp tgl 27 Juli 2016 kemarin suami saya mendapatkan surat panggilan ke polsek krn kasusnya sudah P21.suami saya mendatangi polsek dan langsung dibawa ke kejaksaan,disana dia langsung ditahan di rutan medaeng sampai sekarang.saya maupun suami saya sampai saya menulis ini belum mendapatkan surat penahanan dari kejaksaan.saya juga heran apa bisa hanya dengan alat bukti hasil visum dan saksi korban (orang tsb tidak mempunyai saksi lain selain dirinya) suatu kasus bisa dinyatakan P21.sekedar info,saya sudah pernah dimintai uang oleh jaksanya dan sudah saya berikan beberapa bulan yang lalu.alat bukti foto dari suami saya dikatakan oleh si jaksa bukanlah alat bukti yg kuat.kesaksian dari customer suami saya juga diabaikan.jaksa tsb juga melarang saya menggunakan jasa pengacara.saat ini suami saya sedang menunggu panggilan untuk sidang.apa yang harus saya lakukan?mohon bantuannya.terima kasih untuk informasi dan bantuannya.

  • 6 April 2016

    DANU PRATAMA

    Saya memberikan uang untuk ikut dalam bisnis jual beli limbah besi, kurang lebih sudah 4 bulan tidak ada kepastian oleh mereka kepada saya. pertanyaan saya apakah ini sudah menjadi tidak pidana penipuan dan bagaimana prosedur pelaporannya? terimakasih

  • 20 November 2015

    Ryan Wijanarko

    bagaimana cara pengecekkan wasiat yg paling cepat untuk wni keturunan, karena selama ini membutuhkan waktu berbulan bulan. trima kasih

  • 20 November 2015

    yanto yulio

    mengapa ada usaha tambang batubara dilokasi hutan lindung sanggo.terimaksih mohon penjelasan

  • 26 Agustus 2016

    novka arista

    kakek saya kandung menikah lg sama nenek sy.dan tidak mempunyai anak. selama pernikahan mempunyai beberapa rumah, nenek saya sudah meningal, dan kakek saya memberi rumah kepada saya, anak dari istri kakek saya mempermasalahkan itu mau minta lg punya saya. padahal dia jg udah dikasih rumah, pertanyaan saya, apakah sertifikat atas nama saya itu sah atau tidak sah?? apakah bisa digugat lagi sertifikat atas nama saya, trima kasih

  • 20 Maret 2016

    Mahar Ansar

    bagaimana dasar hukumnya jika seseorang dikategorikan dalam pasal 167 ayat 1 penyerobotan, sedangkan orang tersebut memiliki buku rincik sebagai bukti kepemilikan dari orang tuanya, sedangkan tanah yang di patok papan bicara memiliki sertifikat . pada rincik tersebut terdapat kurang lebih 3000 meter persegi, , lalu tanah yang memiliki sertifikat hanya 800 meter persegi, padahal tanah yang 800 m2 tersebut masih satu kesatuan dengan yang 3000 m2, lalu orang yang memiliki rincik tersebut dihukum selama 2 bulan, lalu apakah pasal 167 ayat 1 tersebut bersifat alternatif atau komulatif?

  • 21 Agustus 2016

    meilany dwi prihastuty

    saya bercerai dgn mantan suami saya kurang lebih sudah 7 tahun . dan sudah 7 tahun itu tidak dinafkahi oleh bapak kandungnya yg notabene seorang PNS. saya berpisah dgn mantan suami karna KDRT. dia juga selingkuh dan menghamili seorang perempuan dan dia juga pemakai narkoba. itulah alasan saya berpisah. yg saya ingin tanyakan bgmn cara meminta nafkah anak melalui instansinya. karna yg bersangkutan tidak mau bertanggung jawab atas bantuan solusinya saya ucapkan banyak terima kasih

  • 23 November 2015

    rastiman

    sertifikat atas tanah kami yang dibalik nama berdasarkan akta hibah dimana akta hibah tersebut kami duga bermasalah karena terbit setelah penghibah(pemilik tanah) meninggal...yang ingin kami tanyakan 1. Prosedur apa yg harus kami.lakukan agar sertifikat tersebut kembali ke ahli waris yaitu ibu kami. 2. jika ingin menggugat akta hibah tersebut supaya dibatalkan ke pengadilan perdata atau ke ptun

  • 26 Mei 2016

    Lukas

    Selama malam Saya ingin bertanya tentang suatu kasus Orang A kenal dengan orang B Lalu B memberikan secara ikhlas suatu alat transaksi seperti voucher resmi yang dapat digunakan di banyak toko ( voucher dengan scan ) Lalu A mengunakan voucher tersebut dan setelah itu pihak toko dengan secara resmi menerima voucher tersebut sebagai alat transaksi resmi yang mereka juga terima Dalam 3 - 4 bulan B terus memberika A voucher tersebut sebagai pemberian yang menurut A adalah kebaikan dari B Lalu A terus mengunakan voucher tersebut karena pihak toko tersebut secara resmi menerima metode tersebut dan mengira bahwa voucher tersebut asli Lalu A di tangkap polisi secara tiba" Karena voucher yang di pakai merupakan voucher palsu pemberian dari B Pihak A dan B sudah tertangkap Lalu apa yang akan terjadi pada A ?

  • 25 Juni 2015

    Yulizar

    apakah risikonya apabila pemakai tidak direhabilitasi