Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 13 Agustus 2015

    sentot maryono

    anak saya umur 5 tahun sekolah di tk, saya menjemput terlambat 1 jam dari jam pulang dikarenakan ada keperluan yang tidak dapat saya tinggalkan, sesampainya di sekolah saya menemukan anak saya terluka parah, waktu bermain di lingkungan sekolah, kemungkinan kejadian terjadi selepas jam pulang sekolah, di sekolah sendiri guru pengajar masih ada, saya bertanya tentang kejadian anak saya ke pada guru yang ada di sekolah, jawabannya tidak tahu akan kejadian tersebut? yang jadi pertanyaan saya apakah selepas jam pulang sekolah pihak sekolah tidak bertanggung jawab atas anak saya? apakah saya bisa menuntut pihak sekolah untuk bertanggung jawab atas keteledoran yang telah terjadi? terima kasih atas segala jawabannya.

  • 6 September 2015

    dody decafrio

    apakah eksekusi barang jaminan yang sudah memiliki sertifikat fidusia perlu putusan pengadilan dalam melaksakan eksekusi?

  • 10 November 2015

    Nita

    Assalamu''alaikum.. Sy minta tolong diberi masukan atas masalah perceraian yang akan saya lakukan, saya bingung bagaimana bunyi alasan cerai saya di dalam gugatan cerai yang akan saya buat. Sebelumnya saya mau bercerita tentang masalah saya. Saya berpacaran dengan laki-laki yang sekarang menjadi suami saya pada 10 tahun yang lalu. Semasih pacaran kami sudah (maaf) brhubungan badan dan telah memiliki anak yang sekarang berumur 8 tahun. Dan orangtua serta keluarga saya tidak mengetahui hal tersebut. Anak saya itu diasuh oleh orangtua suami saya sejak lahir hingga saya menikah. Saya menikah sekitar 3 minggu yang lalu. Itupun setelah saya sakit hati karena ternyata pacar saya itu selingkuh dan selalu memasukkan seorang perempuan ke kamar kos nya dan diapun selalu ke kamar kos perempuan itu. Sy mengetahui perselingkuhan trsebut sejak bulan 4 tahun 2015 kemarin, dan saya punya bukti2 foto2 kebersamaan mereka di dalam kamar kos, saya mendapatkan foto2 itu dari salinan memori card hp nya yang masih tersimpan di kotak sampah laptop, yang memperlihatkan kedekatan/kebersamaan mereka dan perempuan tersebut melepas hijabnya serta mengenakan pakaian rumah/lengan pendek saat bersama pacar saya di dalam kamar kosnya. Setelah mendapati itu saya terpaksa jujur pada orangtua saya tentang hubungan saya dengan laki-laki tersebut dan tentang bahwa saya telah memiliki anak hasil hubungan (maaf) haram saya dengan dia, agar bisa minta pertanggungjawaban laki2 tersebut. Orangtua dan keluarga saya kaget dan menuntut laki2 tersebut agar bertanggung jawab. Tapi laki2 tersebut dan orangtuanya tidak mau bertanggung jawab karena mereka tidak punya uang (alasannya) untuk melamar/menikah, padahal orangtua saya tidak pernah meminta sejumlah uang sepeserpun. Akhirnya karena marah dan merasa keluarga laki2 terlalu mengada2 dan tidak serius dalam menanggapi masalah saya beserta anak saya, orangtua&keluarga saya sepakat untuk menikahkan saya dengan laki2 tersebut secara paksa agar anak saya bisa memiliki akte lahir untuk bersekolah. Kami pun bersedia, meskipun kami berdua baik saya maupun laki2 tersebut sudah tidak punya rasa lagi bahkan sudah saling membenci, dimana dia sudah mencintai perempuan lain dan sayapun sudah terlanjur sakit hati dan merasa sudah tidak mau lagi bertahan dengan laki2 tersebut. Semua pengurusan pernikahan maupun biaya2 ditanggung oleh orangtua saya. 3 minggu lalu kamipun menikah, kami menikah di rumah penghulu KUA area tempat tinggal saya, dengan status "nikah cerai" oleh penghulu. Orangtua&keluarga serta penghulu sepakat untuk menikahkan saya dengan status tersebut karena mereka sakit hati dengan perlakuan laki2 itu pada saya yang tidak pernah mau berniat untuk bertanggung jawab atas anak yang saat ini sudah brumur 8 tahun, meskipun saya selalu meminta dia bertanggung jawab setiap waktu, dan ditambah lagi saat masih berpacaran dengan saya, dia malah juga selingkuh dengan perempuan lain. Mereka tidak mau setelah menikah, saya dan dia masih bersama. Setelah menikah, kami pulang ke tempat tinggal masing2, tidak bertemu lagi. Saat ini saya sudah mendapatkan akte lahir untuk anak saya lengkap nama ayahnya dan anak saya sudah tinggal bersama saya. Skrg saya ingin mengajukan cerai di PA tapi masih bingung apa alasan cerai saya yang masih usia pernikahan kurang lebih 1 bulan ini agar disetujui hakim dan prosesnya cepat agar mendapatkan surat cerai resmi? Suami saya sudah setuju dengan perceraian agar mendapatkan surat cerai. Mohon bantuannya pak/ibu. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya.

  • 20 November 2015

    ade

    bagaimana jika ada orang pembagian hak waris antara adik dan kakak dan kakak memukul seorang adik apa sang kakak dapat dijatuhi pidana

  • 2 Juli 2015

    novit

    bagaimana peran masyarakat dalam menanggulangi penelantaran anak ?

  • 20 November 2015

    Rotua

    Bagaimana penerapan bela negara di Indonesia? dan apa contoh penerapan bela negara di Indonesia dalam masyarakat?

  • 20 April 2015

    benarkah mantan napi berhak menjadi menteri

    benarkah mantan napi berhak menjadi menteri

  • 7 Mei 2015

    erlina

    bagaimana pendapat anda mengenai gerakan boikot bayar pajak?

  • 19 Agustus 2015

    aziz syaifullah

    1. Berapa lama saya bisa mendapatkan kan informasi diterima atau ditolak nya Hak Merek yang sudah saya ajukan? 2. Melalui media apa saya akan mendapatkan informasi kepastian Hak Merek yang Saya ajukan? (tlp, SMS atau E-mail) Sesudah Dan sebelumnya saya ucapkan Terima kasih...

  • 4 September 2015

    boen

    yth bpk/ibu pakar ahli hukum mohon petunjuknya. saya sebagai anak mengurus musibah kecelakaan sampai ke polresta berujung ayah saya menjadi tersangka sebagai pegemudi sepeda motor. kronologis sbb; sore itu jam 15:30 ayah saya mengemudi motor membonceng ibu & cucunya ke pasar berbelanja belum sampai tujuan sudah terjadi kecelakaan dijalan. menurut keterangan sopir tronton oleh penyidik laka katanya ayah jatuh sendiri sehingga ibu terlempar kearah kanan karena berlawanan arah maka tronton menghindar membanting stir kearah kiri sehingga ibu kakinya terindas ban belakang tronton patah menjadi tiga bagian. setelah ibu operasi,ayah & cucunya tidak trauma lagi. saya bawa anak saya ke TKP kejadian dan minta keterangan ayah & ibu. kata anak saya yg berumur 5thn pada saat kejadian dia tidak tahu apa apa karena duduk di tengah hanya merasakan ada dorongan dari belakang dan ayah sudah mengerem mendadak sehingga jatuh anak saya berdiri diatas motor,ayah saya terlempar ke depan & ibu tergelincir ke arah kanan. saya tanya ayah katanya ada yg sengol dari belakang sehingga dia terkejut ngerem karena hindar mobil yg di depan satu arah. saya tanya ibu tidak tahu kejadiannya tiba tiba bangun kaki nya sudah pendarahan. karena musibah sudah terjadi kami menghabiskan hampir 50jt biaya pengobatan. oleh penyidik laka kita dibantu mengurus asuransi jasaraharja sebesar 10jt. dan setelah damai tanpa ganti rugi pengurusan sepeda baru bisa dibawa pulang dan kami dinyatakan tersangka penyebab kecelakaan.