Legal Smart Channel - Gaya Hidup Cerdas Hukum

  • 15 November 2018

    sansan

    saya memiliki sepupu yang seringkali menghasut anggota keluarga lain untuk membenci say. contohnya ketika ada kumpul keluarga sepupu saya menyampaikan kabar buruk yang tidak benar tentang saya agar saya dibenci oleh anggota keluarga lainnya. Apakah tindakan tersebut termasuk pelanggaran Hukum? kemana saya harus mengadukan permasalahan saya ? terima kasih

  • 18 Maret 2018

    Citra

    Siang, Saya ingin menanyakan masa tahanan adik saya tersandung kasus narkoba dengan kurungan 7 tahun dan denda 1 milyar,dia ditangkap tahun 2014,apakah sekarang bisa mengajukan Justice collabor karena belum ada kabar adanya keluarnya justice collabornya dari jakarta,kira2 bisa diuruskah ?

  • 4 Desember 2018

    Bambang

    Saat almarhum ayah saya masih menjadi PNS, beliau membeli rumah melalui bapertarum. Setelah rumah tersebut lunas dan sertifikat sudah kami pegang. Beberapa minggu lalu kami ahli waris menyadari ada kesalahan nama pada AJB yang kami pegang. Nama ayah saya hanya satu kata, namun di AJB ada penambahan nama belakang. Prosedur apa yg harus kami tempuh sebelum membuat akta waris kepada ahli waris?

  • 4 Desember 2018

    Dipta

    Selamat pagi, saya mau bertanya mengenai Narkoba. baru baru ini saya berkenalan dengan seorang pengguna narkoba, demi kenyamanan berbicara dengan dia saya mengaku sebagai pengguna padahal saya bukan seorang pengguna narkoba. Apakah dengan berbohong sebagai pengguna dan sebenarnya bukan pengguna dapat ditangkap dan dihukum juga?

  • 27 November 2018

    abi

    saya saat ini mempunyai usaha dibidang online, lebih tepatnya online shop yang khusus menjual barang-barang elektronik. yang jadi pertanyaan saya Adalah Apakah Ada sanksi bagi saya jika saya jualan barang Dr Black Market atau pasar gelap? Apakah ini bisa dibilang sebagai penadahan juga? mohon informasinya. terima kasih.

  • 22 Januari 2018

    mpok

    maaf mas/mbak admin. kalo saya dipegang pas ketiduran di angkot termasuk pelecehan tidak? makasih

  • 2 Agustus 2018

    milo28

    . I was a probation employee as sales executive in one company. And after 6 months probation I decided to resign cause i don''t what to be sales for the next year or be employee in that compay. I just think i want to go back to my uni and working again at Lab then get schoolarship for my gradute degree. I just think that that place is not suitable for me so i resigned at 28 th of June. And it all good i don''t have any problem with anyone there. Then at the end of July , my ex client said I was lied on her and if i didn''t say those words to her she wouldn''t buy the exams from me. So my ex company also contacted me and asked about it and i said I don''t really remember about what i said to her in directly, phone, or wa chat but in proposal there is no exam that she said I promised to give it to her. So here''s the thing there is 11 exams in 1 license and i think perhaps the exam that she want, was included in that license. But it is not. So is that means that I give a false information or doing penipuan or doing wanprestasi? Because she asked for my pertanggung jawaban and my company told me she ask her money back. So who are the real person to blame for this? Maybe I was incompetent because i was new employee and also the exams that time is new so i couldn''t remember it well ( it was on February) . The exams got updated like every year. The thing is another exams that she also ordered is already running. So its like she order for 1000 exams and already use it about 30 of it. Because she ordered various of exams and only one exam which are not included from what she wants. And also i didn''t get any benefit from selling things in any deal because i was on probation. I read a couple of UU but perhaps you more competent about this. Thank you

  • 22 November 2018

    Kurniawan

    Mohon bimbingan bagaimana mengukur kinerja bagian hukum di sebuah universitas, terima kasih

  • 21 November 2018

    tazul

    cara membuat akte perusahaan

  • 21 November 2018

    riri

    Dear LSC, Saya riri sblm nya sy ingin menceritakan kejadian yg menimpa sy, pada awal tahun bulan ke 4 ( april ) sy membutuhkan biaya persalinan dengan mengandalkan akulaku sebagai tumpuan saya dimana sekarang beredar kalau akulaku limitnya dapat dicairkan, lalu pd bulan april sy coba mencari orang yang dapat membantu sy untuk mencairkan limit akun sebesar 3,9 juta untuk pegangan saya saat lahiran mengingat sy tdk memiliki BPJS Kesehatan, namun semua itu ternyata gagal dan datang lah seseorang yang bernama donny aditya dia mengiming2i saya agar dapat memiliki pegangan uang dan diajarkan lah saya untuk meminjam pinjaman uang online lalu saya diminta untuk mengajukan kredit handphone di home credit dgn catatan saya diarahkan oleh si donny untuk proses pengajuan agar di acc dan setelah di acc dia meminta saya untuk mengirimkan handphone tsb kepasa kurir gosend yang dia pesan dgn janji dia akan trnsfer uang stlh barang ditangan si kurir ini. Namun nasib berkata lain sy menunggu berjam2 namun tdk kunjung ditransfer sampaj akhir nya dia menghilang. Dan dicerita sy ini sy ingin minta bantuan atau jawaban yg membuat sy lega. Sy sudah memiliki foto si pelaku beserta istri dan anak nya. Namun apa bisa sy mencari nya dan buat laporan kepolisi apa ada biaya nya atau sy bisa meminta bantuan lembaga hukum disini untuk menangkap sipelaku karna sebelumnya saya buta akan hukum mengingat saat ini sy dikejar2 cicilan homecredit dan pinjaman online dengan jumlah yang cukup banyak bagi saya. Terima kasih banyak pak/ibu sudah mau membantu saya.